Paid-in surplus – Agio modal
Kekayaan bersih perusahaan yang berasal dari penilaian dan penjualan saham di atas pari.
Paid-up capital – Modal terbayar
Bagian modal ditempatkan yang telah dibayarkan kepada pemegang saham karena sudah jatuh tempo.
Paper standard – Standar kertas
Sistem moneter dengan alat pembayaran yang sah yang tidak dapat ditukarkan dengan emas, perak, atau barang lain. Peredaran uang kertas ditetapkan oleh pemerintah atau badan yang berkompeten.
Par value – Nilai pari
1. Nilai nominal efek atau sekuritas (saham atau obligasi) yang sama dengan nilai nominalnya.
2. Harga tetap suatu mata uang (currency) dalam kaitannya dengan mata uang lain pada sistem nilai tukar yang tetap.
Parent company – Maskapai induk
Holding company yang bergerak di bidang usaha cabang perusahaannya atau bidang lain yang berhubungan dengan usaha tersebut.
Pari passu – Pari passu
Sesuatu yang memiliki nilai, fungsi, atau diperlakukan sama dengan hal lain yang telah ditentukan sebelumnya.
Parol contract – Kontrak/perjanjian lisan
Perjanjian antara dua pihak atau lebih yang dilakukan secara lisan.
Part time work – Pekerjaan paruh waktu
Bidang pekerjaan yang rata-rata jam kerjanya adalah setengah hari atau lebih sedikit dari jam kerja pada umumnya.
Partial equilibrium analysis – Analisa keseimbangan parsial
Analisis dalam suatu pasar atau sektor tertentu yang mengabaikan adanya pengaruh dari sektor lain.
Participating bond – Obligasi bagi laba
Obligasi yang memberikan bunga dan hak atas pemberian laba.
Participation loan – Pinjaman partisipasi
Bagian pinjaman dari bank dalam perjanjian pembiayaan bersama.
Participation rate – Tingkat partisipasi
Proporsi jumlah penduduk angkatan kerja (populasi) dalam suatu negara.
Particular average – Awar laut
Kerugian karena adanya bahaya laut yang merupakan tanggung jawab pemilik barang.
Partnership – Perusahaan persekutuan/firma
Persekutuan dua orang atau lebih untuk mendirikan suatu perusahaan dengan nama bersama, tanggung jawab yang tidak terbatas, dan pembagian laba dan kerugian secara bersama-sama.
Passive bond – Obligasi pasif
Obligasi tanpa bunga dengan hak atas pembagian laba.
Patent – Paten
Hak seseorang/badan usaha untuk menggunakan sendiri hasil penemuannya untuk melindunginya dari peniruan (pembajakan).
Pawn broker – Pegadaian
Lembaga nonbank yang meminjamkan uang dengan jaminan barang bergerak, biasanya perhiasan atau barang rumah tangga.
Pay back period – Periode pembayaran kembali
Jangka waktu untuk memperoleh kembali modal yang ditanam berikut keuntungan bersih dari modal tersebut.
Payee – Yang menerima pembayaran
Orang atau badan yang berhak menerima pembayaran.
Paying-in slips – Tanda setoran
Formulir yang ditandatangani nasabah atau penyetor, yang berisi perincian setoran menurut jenis setorannya, seperti: tunai, cek, bilyet,giro.
Payment balance – Neraca pembayaran
Daftar piutang suatu perusahaan/negara dengan perusahaan/negara lainnya selama waktu tertentu, biasanya satu tahun, yang diatur secara sistematis.
Payment under reserve – Bayar bersyarat (BB)
Persetujuan penikmat surat kredit atas hak bank untuk menagih kembali uang yang telah dibayar kepada penikmat apabila pihak pembuka surat kredit menolak pembayaran.
Payroll – Daftar upah
Daftar upah seluruh pekerja/karyawan dalam periode tertentu, misalnya harian, meingguan, atau bulanan.
Payroll tax – Pajak upah
Pajak yang dicantumkan dalam rekening upah total suatu perusahaan.
Pegging exchange rates – Pasakan kurs devisa
Pengawasan devisa dengan cara membeli/menjual devisa dalam rangka mempengaruhi pasar untuk mencapai tingkat kurs devisa tertentu.
Penalty – Denda bunga
Penambahan denda bunga karena pelnaggaran terhadap suatu ketentuan, misalnya keterlambatan pelunasan untang pokok atau ketentuan rasio kas.
Penetration price – Harga penetrasi
Kebijakan penetapan harga yang melibatkan pembebanan suatu harga yang relatif rendah bagi suatu produk untuk menjamin peningkatan angka penjualan dan menjamin pangsa pasar yang tinggi. Kebijakan ini diadaptasi suatu perusahaan bila mengharapkan konsumennya bersikap sensitif terhadap harga, yaitu elastis terhadap harga.
Pension – Pensiun
Pembayaran berkala terhadap pegawai yang telah bebas tugas dan telah bekerja dengan baik selama masa tertentu.
Pension fund – Dana pensiun
Sejumlah dana (uang) yang disisihkan secara khusus oleh perusahaan yang akan dibayarkan kemudian hari bila karyawannya pension. Dana ini merupakan kontribusi berkala dari individu, pegawai, dan majikan dalam hubungannya dengan rencana pension dan membayarkannya kepada ahli waris individu yang pension.
Pension system – Sistem pensiun
Sistem yang digunakan oleh suatu perusahaan atau instansi untuk menyediakan dana guna membayar dana pensiun kepada karyawan/pegawai yang berdasarkan peraturan perusahaan tidak dapat bekerja lagi.
Per capita income – Pendapatan per kapita
Hasil bagi pendapatan nasional dan jumlah penduduk suatu negara. Pendapatan per kapita merupakan ukuran internasional untuk menentukan tingkat kemakmuran suatu negara.
Perfect competition – Persaingan sempurna
Struktur pasar yang terjadi bila pihak pembeli dan pihak penjual mengadakan persaingan secara bebas.
Perpetual bond – Obligasi abadi
Obligasi yang tidak mempunyai hari tunai, tidak dapat diuangkan, dan hanya menghasilkan bunga yang terus-menerus.
Perpetuity – Anuitas tetap
Anuitas dengan jangka waktu tak terbatas.
Persistent dumping – Dumping persisten
Satu perusahaan yang menjual produknya secara tetap di suatu pasar dengan harga lebih murah daripada di pasar lain, yang pada umumnya disebabkan adanya perbedaan dalam penentuan biaya tetap.
Personal dan household service – Jasa perseorangan
Penjualan jasa yang diselenggarakan perseorangan, seperti: tukang cukur, juru pijat, dll.
Personal credit – Kredit perseorangan
Kredit yang diberikan kepada seseorang untuk suatu keperluan tertentu.
Personal income – Pendapatan perseorangan
Jumlah penerimaan yang diperoleh setiap orang dalam masyarakat. Tidak semua pendapatan nasional neto jatuh ke tangan faktor-faktor produksi karena masih harus dikurangi laba yang tidak dibagikan, pajak perseorangan, iuran jaminan sosial dan pembayaran bersifat pindahan (transfer).
Personal outlay and saving – Pengeluaran dan tabungan perseorangan dan rumah tangga
1. Produk nasional neto atas biaya faktor produksi dikurangi investasi domestik bruto, pengeluaran pemerintah, ekspor subsidi berikut pajak perseorangan dan tabungan perseorangan atau NNP (PNN).
2. Biaya faktor produksi dikurangi dana jaminan sosial, pajak keuntungan perusahaan dan keuntungan yang tidak dibagikan ditambah surplus perusahaan pemerintah dan pembayaran pindahan (transfer) pemerintah.
Personal management – Manajemen personalia
Manajemen khusus mengenai tenaga kerja (karyawan) dalam perusahaan atau organisasi, seperti: pencarian calon pegawai, penempatan, pendidikan dan latihan serta kesejahteraan karyawan.
Petition – Petisi
1. Permintaan kepada pengadilan untuk menyatakan pailit kepada debitur dengan keputusan hakim.
2. Permohonan pailit.
Petty cash – Kas kecil
Sejumlah uang tunai yang disisihkan dari persediaan kas untuk pembayaran kebutuhan yang kecil dan ringan.
Physical distribution – Distribusi fisik
Aktivitas pendistribusian barang secara fisik dari produsen (perusahaan) kepada konsumen, misalnya pengangkutan dan pemnyimpanan.
Physical life – Masa manfaat fisik
Keseluruhan masa pakai potensial suatu aktiva tetap, mulai pemanfaatan hingga tidak dapat dimanfaatkan lagi karena rusak atau usang.
Pictogram – Piktogram
Grafik yang menggunakan gambar orang. Mobil, atau benda lain yang jumlahnya mencerminkan data tentang hal yang diuraikan.
Pie chart – Bagan lingkaran
1. Gambar statistik dalam bentuk lingkaran yang dibagi-bagi menurut jari-jari lingkaran menjadi bagian-bagian untuk menunjukkan perbandingan data sesuai dengan proporsinya.
2. Grafik sederhana berupa lingkaran yang terbagi atas beberapa sektor yang masing-masing menunjukkan persentase data yang diwakilinya.
Pilot project – Proyek percontohan
Proyek yang ditujukan untuk percobaan atau percontohan.
Planning – Perencanaan
Perumusan tujuan dan sasaran organisasi/perusahaan, penentuan prosedur, strategi, taktik yang hendak diterapkan beserta jadwal pelaksanaannya, termasuk peranan terhadap kondisi masa datang dan akibat penerapan perncanaan terhadap kondisi tersebut.
Policy economic – Politik ekonomi
Kebijakan dalam pengaturan dan perbaikan kehidupan perekonomian. Politik ekonomi biasanya dilakukan negara, tetapi terkadang dilakukan pula oleh perusahaan.
Political strike – Pemogokan politis
Pemogokan terhadap pemerintah untuk memperkuat tuntutan politik buruh.
Pooling of interest – Kombinasi kepentingan
Kombinasi kepentingan pemilik dua perusahaan atau lebih dengan jalan saling menukar saham hingga satu perusahaan memegang hak suara mayoritas atas perusahaan lainnya.
Portfolio – Portepel/portofolio
Seluruh aktiva milik suatu perusahaan.
Positum – Positum
Bagian surat gugatan yang menjadi dasar perselisihan.
Post analysis – Analisa jabatan
Penyelidikan tentang kemampuan dan kepribadian seseorang dalam hubungan dengan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
Post dated cheque – Cek undur
Cek yang bertanggal sesudah hari peredaran. Apabila diajukan kepada bank, bank tetap wajib membayarnya.
Posting – Pos pembukuan
1. Jumlah yang dicatat dan dimasukkan dalam buku.
2. Cara atau prosedur pengelompokan data atau catatan keuangan berupa jumlah dan informasi pendukung terkait, dari jurnal ke dalam rekening buku besar yang sesuai.
Potential demand – Permintaan potensial
Permintaan yang menurut perkiraan menjadi efektif pada masa yang akan datang.
Pre-emption – Hak beli kembali
Hak penjual untuk membeli kembali barang yang telah dijualnya bila barang tersebut dijual lagi dan lebih diprioritaskan dari calon pembeli lainnya.
Pre-emptive auditing – Pemeriksaan dini
Bentuk pemeriksaan untuk mengurangi/menghindari pembengkakan biaya dan keterlambatan penyeleksian proyek jangka panjang, seperti pembangunan pelabuhan udara/laut, jalan bebas hambatan, dan kegiatan rancang bangun jangka panjang lainnya.
Prefential creditor – Kreditur preferen
Kreditor yang berhak melakukan pengambilan pelunasan terlebih dahulu daripada kreditur lain.
Prefential tariff – Tarif preferen
Tarif atau bea atas benda-benda yang diimpor dari negara tertentu yang diprefensi daripada bea impor yang dikenakan atas benda yang sama di negara lain.
Preferred stock – Saham istimewa
Saham dengan hak istimewa menurut ketentuan dalam anggaran dasar, misalnya prioritas terhadap pembayaran deviden, penentuan pengurus, dan sisa harta perusahaan dalam hal terjadi likuidasi.
Premium – Premi
1. Hadiah (uang, dsb.) sebagai perangsang untuk meningkatkan prestasi kerja.
2. Jumlah uang yang dibayar pada waktu tertentu kepada asuransi sosial.
Prepaid expenses – Biaya di muka
1. Nama suatu pos neraca yang menyajikan bagian manfaat yang tersisa dari beban dibayar di muka yang dapat digunakan pada periode pembukuan berikutnya.
2. Pengeluaran tahun buku mendatang, seperti: pembayaran sewa, royalty, dan premi asuransi. Apabila dimasukkan dalam tahun buku yang sedang berjalan, pengeluaran tersebut belum dianggap sebagai biaya.
Present value – Nilai kini
Nilai sejumlah uang yang hendak diperoleh pada waktu mendatang, dikurangi jumlah bunga sejak sekarang sampai uang itu diperoleh, berdasarkan tingkat bunga yang berlaku.
Price – Harga
Perwujudan nilai suatu barang dalam satuan uang.
Price control – Pengendalian harga
Ketentuan pemerintah tentang penetapan harga tertinggi barang dengan tujuan mencegah kenaikan harga.
Price differentiation – Diferensiasi harga
Pertimbangan bermacam-macam harga untuk barang yang sama. Diferensiasi harga disebabkan perbedaan dalam biaya, misalnya harga yang berbeda menurut besarnya pesanan, pengepakan, biaya transport, dsb.
Price discrimination – Diskriminasi harga
Kemampuan seorang pemasok/monopolis untuk menetapkan perbedaan harga pada produk yang sama.
Price parity – Paritas harga
Rasio harga yang diterima para petani dari penjualan hasil produksinya dan harga yang dibayarnya untuk barang-barang yang dibelinya.
Price policy – Politik harga
Kebijakan untuk mengatur harga, biasanya dilakukan dengan cara berikut:
1. Secara langsung, dengan cara menetapkan harga minimum/maksimum.
2. Secara tak langsung, dengan jalan mengubah hubungan permintaan dan penwaran.
Politik harga ini dapat digunakan untuk menjamin biaya penghidupan (dalam bentuk distribusi) bagi kaum miskin dan mencegah timbulnya inflasi.
Price stabilization – Stabilisasi harga
Ketentuan pemerintah tentang penetapan harga tertinggi barang dalam rangka mencegah kenaikan harga.
Price theory – Teori harga
Teori yang membahas arus barang dan atau jasa dari produsen ke konsumen, arus faktor produksi dari rumah tangga produksi, komposisi arus, dan pemberian harga pada unsur arus tersebut.
Price equation – Harga ekuasi/harga keseimbangan
Penentuan harga pasar akibat adanya keseimbangan antara permintaan dan penawaran dan pada harga keseimbangan ini jumlah barang yang dijual mencapai jumlah maksimum.
Primary bank reserve – Cadangan primer bank
Bagian cadangan bank yang terdiri atas uang kas dan saldo rekening koran pada bank-bank lain. Antonim dari secondary bank reserve (cadangan sekunder bank): yaitu bagian cadangan bank yang terdiri atas sekuritas yang mudah dijual tanpa menimbulkan kerugian yang berarti.
Primary input – Input primer
Input yang bukan merupakan output perusahaan lain, misalnya tenaga kerja, tanah, capital (modal) dan manajemen perusahaan. Ada pula secondary input (input sekunder atau input antara), yaitu input perusahaan yang merupakan output perusahaan lain, misalnya: kapas untuk pabrik tekstil, pupuk bagi petani.
Prime customer – Nasabah utama
Nasabah/debitur yang memenuhi kewajibannya dengan baik dan lancar.
Prime rate – Suku bunga primer
Suku bunga atas pinjaman bank jangka pendek dengan resiko kredit sekecil-kecilnya.
Primo – Primo
Peraturan pemerintah untuk memajukan perkembangan pemberian kredit oleh bank secara sehat dan berdasarkan asas kebijakan yang tepat. Ada pula yang disebut secundo dan tertio. Secundo adalah perlindungan pemerintah, baik secara langsung atau tidak langsung, terhadap badan/lembaga kredit. Adapun tertio adalah pembatasan bimbingan dalam pemberian kredit oleh bank menurut ketentuan tertentu dalam rangka menjaga kestabilan moneter.
Principal – Prinsipal
Badan atau perseorangan yang dalam suatu perjanjian memberi amanat kepada pihak lain untuk melaksanakan transaksi perdagangan.
Principle of idemnity – Asas ganti rugi
Asas yang menyatakan bahwa tertanggung hanya berhak atas penggantian setinggi-tingginya sebesar kerugian yang dideritanya.
Principle of subrogation – Asas subrogasi
Asas dalam asuransi bahwa penanggung berhak mendapatkan pembayaran ganti rugi dari pembayaran yang telah diberikannya kepada tertanggung dari pihak ketiga yang seharusnya mengganti kerugian itu.
Private debt – Utang swasta
Pinjaman yang dilakukan oleh pihak swasta, baik secara perseorangan maupun perseroan.
Private deed – Akta di bawah tangan
Akta yang dibuat tanpa sepengetahuan pejabat yang berwenang.
Private sector – Sektor swasta
Bagian dari suatu perekonomian yang digerakkan, dilaksanakan, dikelola oleh pihak swasta, baik secara perseorangan maupun secara kelembagaan/perseroan.
Private warehouse – Gudang perseorangan
Gudang yang dipakai sendiri oleh pemiliknya, dalam arti tidak diperjualbelikan atau disewakan untuk umum.
Privatization – Privatisasi/swastanisasi
Pengubahan status perusahaan dari perusahaan milik pemerintah menjadi perusahaan yang dikelola oleh swasta, seperti privatisasi BUMN.
Probability – Probabilitas
Keadaan yang dapat terjadi dalam situasi atau keadaan tertentu.
Probable error – Tingkat kekeliruan
Batas besar selisih di atas atau di bawah nilai sebenarnya.
Procedural error – Kesalahan prosedur
Kesalahan proses pembukuan yang tidak sesuai dengan cara yang berlaku.
Procedure – Prosedur/tata cara
1. Tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas.
2. Metode/langkah yang dilakukan secara rinci dalam usaha memecahkan suatu permasalahan.
Producer
1. Produsen: penghasil produk atau pihak yang menghasilkan atau mengolah, atau menyediakan jasa kepada konsumen.
2. Produser: pengusaha film, teater, siaran TV atau radio.
Producer cooperative – Koperasi produsen
Koperasi yang usaha pokoknya menghasilkan barang atau jasa dalam suatu usaha bersama, pada umumnya dengan cara menjual dan membeli bahan yang diperlukan agar penetapan harga bahan dan barang yang dihasilkan dapat menjadi lebih rendah.
Producers surplus – Surplus produsen
Pendapatan tambahan seorang produsen yang berasal dari penerimaan harga suatu barang yang lebih tinggi daripada harga yang sebenarnya telah dipersiapkan untuk ditawarkan.
Product – Produk
Istilah umum untuk barang atau jasa yang dihasilkan.
Product differentiation – Diferensiasi produk
Bentuk perilaku pasar dalam rangka membedakan produk sendiri dengan produk serupa yang dihasilkan pemasok lain (pesaing).
Product planning – Perencanaan produk
Kegiatan merencanakan desain, jenis, jumlah, mutu, dan harga produk yang tetap sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen/calon pembeli.
Production – Produksi
Proses menghasilkan suatu barang/produk.
Production loan – Kredit produksi
Pinjaman guna membiayai produksi barang atau jasa.
Production sharing – Bagi hasil
Perjanjian antara perusahaan pemerintah dan pihak asing mengenai pembagian keuntungan dari hasil produksi yang aktif. Dalam hal ini perusahaan asing yang memproduksi barang, sedangkan perusahaan nasional hanya mendapatkan pembagian keuntungannya saja.
Productive life – Jangka waktu produktif
Jangka waktu penggunaan barang modal secara produktif.
Productivity – Produktivitas
Kemampuan faktor produksi dalam menghasilkan sesuatu yang dinyatakan dalam bentuk rasio antara jumlah produksi dan jumlah faktor produksi yang menghasilkannya selama periode tertentu.
Professional accountant – Akuntan professional
Seorang ahli yang khusus menangani pekerjaan dalam bidang akuntansi; seorang akuntan public yang terdaftar.
Professional speculator – Spekulator professional
Spekulator yang mencoba memprediksi harga surat-surat berharga dan atau barang lainnya pada waktu yang mendatang berasarkan rumus perhitungannya sendiri dengan harapan memperoleh keuntungan.
Profit – Laba
1. Selisih antara harga penjualan dan harga pembelian/biaya produksi.
2. Keuntungan dari penjualan produk yang diperoleh dengan cara menjual barang lebih tinggi daripada pembeliannya.
Profit and loss statement – Ikhtisar laba rugi
Ikhtisar perincian pendapatan dan biaya untuk melakukan perhitungan laba rugi selama periode tertentu.
Profit margin – Marjin laba
Selisih antara harga penjualan dengan biaya suatu badan usaha pada periode tertentu yang menggambarkan perolehan keuntungan atau kerugian.
Profit oriented – Berorientasi pada laba
Sifat perencanaan pemasaran yang dititikberatkan pada tujuan perusahaan, yaitu perolehan laba atau keuntungan dengan tujuan menjaga keberlangsungan perusahaan.
Profit sharing bond – Obligasi bagi laba
Obligasi yang memberikan bunga dan hak atas pembagian laba.
Profit to sales ratio – Rasio laba penjualan
Perbandingan antara laba dan penjualan dengan tujuan menilai pengaruh marjinal laba terhadap rasio laba modal. Rasio pada dasarnya bergantung pada marjin laba per unit atau jumlah unit terjual.
Profitability – Profitabilitas
Kemungkinan yang diprediksi dapat mendatangkan keuntungan.
Program – Program
Rancangan mengenai asas serta usaha (perkonomian) yang akan dijalankan.
Progressive tax – Pajak progresif
Pajak yang dihitung berdasarkan presentase tariff yang makin meningkat dengan meningkatnya nilai yang menjadi objek pajak, misalnya pajak perseroan 10%, 25%, 50%, dst.
Project – Proyek
Rencana pekerjaan dengan sasaran khusus yang lengkap dengan pengeluaran biaya, jangka waktu pelaksanaannya, orang-orang yang terlibat di dalamnya, dan waktu penyelesaiannya.
Project appraisal – Penilaian proyek
Penelaahan suatu proyek yang ditinjau dari berbagai segi ekonomi, teknik manajemen, pemasaran, keuangan, hukum, dan jaminan, dalam rangka memperkirakan kemungkinan pelaksanaan dan keberlangsungan proyek yang bersangkutan.
Project budget – Anggaran proyek
Anggaran untuk kegiatan khusus yang terpisah dari rencana umum yang dilaksanakan secara tersendiri.
Proletariat – Proletariat
Golongan buruh, khususnya golongan buruh industri yang tidak mempunyai alat produksi dan hidup dari menjual tenaga.
Proletarization – Proletarisasi
Proses menjadikan seorang pemilik usaha produksi sebagai penjual tenaga.
Promissory note – Surat sanggup
Surat pernyataan kesanggupan membayar sejumlah uang pada hari dan tempat tertentu kepada seorang pembawa atau orang lain yang ditunjuk (order).
Promisor – Promisor
Orang yang berjanji membayar.
Promoter – Promotor
Pihak yang secara aktif, langsung atau tidak langsung, memprakarsai pendirian suatu perusahaan.
Propaganda – Propaganda
Promosi dagang untuk mendongkrak nilai penjualan.
Property – Kekayaan
Sejumlah aktiva, termasuk kas, yang dapat dipindahtangankan dari seorang/pihak kepada pihak lain.
Property risk – Resiko harta
Resiko kredit berkenaan dengan harta kekayaan bersih dan berwujud yang dimiliki debitur.
Prospectus – Prospektus
Selebaran yang dikeluarkan suatu perusahaan/badan pemerintah yang ditujukan untuk keperluan informasi kepada para calon investor tentang rencana pengeluaran sekuritas.
Prosperity – Prosperitas
Keadaan pola konjungtur yang ditandai adanya pertambahan permintaan yang menyebabkan kenaikan harga, dengan biaya produksi tetap, meningkatnya keuntungan pengusaha, adanya perluasan produksi, semakin luasnya kesempatan kerja, dan permintaan modal bertambah sehingga bunga menjadi naik.
Protectionism - Protektionisme
1. Paham perlindungan terhadap dunia usaha yang dilakukan pemerintah.
2. Kebijakan yang disengaja oleh pemerintah sebagai upaya pengendalian impor atau ekspor, dengan jalan mengatasi berbagai hambatan perdagangan, seperti tariff dan kuota, dengan tujuan melindungi industri/dunia usaha dalam negeri dari persaingan dengan industri luar negeri.
Provision – Provisi
Imbalan yang diperhitungkan bank atas jasa yang diberikannya.
Provisional invoice – Faktur sementara
Faktur yang mencantumkan bahwa berat barang ditentukan oleh pembeli pada waktu penerimaan barang. Faktur ini kemudian diganti faktur definitif.
Psychic income – Pendapatan psikis
Jumlah kepuasan yang diperoleh seorang konsumen setelah mengonsumsi atau memakai barang/jasa.
Psychological polarization – Polarisasi psikologis
Suatu polarisasi yang ditimbulkan bukan karena adanya hubungan teknis tetapi karena orang meniru dan karena banyaknya didapat informasi. Oleh karena itu banyak pengusaha baru yang memilih lokasi bagi usahanya di daerah ekonomi.
Psychology theory – Teori psikologis
Teori psikologi yang dikemukakan Hausse, yang merupakan salah satu dari teori krisis, yang menyatakan bahwa pengusaha sangat optimis sehingga semangatnya untuk mencari dan memperluas produksi menjadi bertambah besar, sedangkan pada masa Baisse pengusaha pesimis sehingga mengurangi jumlah produksinya.
Public accountant – Akuntan public
Profesi yang menunjukkan keahlian dalam bidang akuntansi yang bersifat independent, yang bertugas menyusun sistem akuntansi, mengaudit investigasi, memberikan jasa berupa pemberian nasihat dan memberikan pengarahan kepada pihak manajemen perusahaan dalam menentukan kebijaksanaan keuangan, dan juga menyangkut bidang perpajakan.
Public debt – Utang pemerintah
Pinjaman pemerintah, baik dari dalam maupun luar negeri.
Public finance – Keuangan umum
Cabang ilmu ekonomi yang membahas permasalahan yang berkaitan dengan pendapatan dan pengeluaran yang berada di bawah wewenang umum dan efeknya mempengaruhi perekonomian secara umum.
Public relations – Hubungan masyarakat
Kegiatan komunikasi perusahaan untuk memperoleh kesan baik dari masyarakat.
PUPN (Panitia Urusan Piutang Negara)
Lembaga pemerintah yang bertugas membahas pengurusan piutang negara dan melakukan pengawasan terhadap piutang dan kredit yang diberikan instansi pemerintah atau badan usaha negara kepada seseorang/badan usaha.
Purchase discount – Diskon pembelian
Potongan yang diberikan oleh pihak penjual kepada pihak pembeli apabila si pembeli membayar dalam jangka waktu tertentu yang ditetapkan sebagai periode potongan pembelian secara tunai. Istilah ini juga sering digunakan untuk suatu rekening bersaldo kredit yang digunakan untuk mencatat dan mengakumulasikan jumlah potongan pembelian yang diperoleh melalui pembayaran dalam periode potongan.
Purchase journal – Jurnal pembelian
Jurnal khusus untuk mencatat transaksi pembelian kredit. Jurnal ini didesain dengan sejumlah kolom untuk menyederhanakan penjurnalan dan posting terhadap transaksi pembelian kredit.
Purchase requisition – Rekuisisi pembelian
Formulir yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan untuk memulai prosedur pengadaan barang-barang yang diperlukan. Formulir ini dibuat dalam beberapa rangkap, satu di antaranya diserahkan kepada bagian pembelian, agar bagian tersebut membeli barang-barang dengan spesifikasi tertentu yang diperlukan dan menyerahkannya sebelum atau pada tanggal tertentu sebagaimana tercantum dalam formulir tersebut.
Purchasing power – Daya beli
Kekuatan membeli uang berbanding terbalik dengan tingkat harga umum. Semakin besar jumlah barang dan jasa yang dibeli, semakin besar daya belinya.
Pyramidal organization chart – Bagan organisasi piramidal
Gambar berbentuk bangunan piramid yang menunjukkan struktur dan saluran perintah dan tanggung jawab pimpinan hingga pelaksana suatu organisasi.
Thursday, January 15, 2009
Posted by
Wahyu
at
1/15/2009 09:25:00 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment